it's my world, it's my little Diary. It's about me, love sad and some story

Feeds RSS
Feeds RSS
Tampilkan postingan dengan label JAVA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JAVA. Tampilkan semua postingan

Swing Make Over



Makeover Regimen
> Mixing Swing & JavaFX
> Easy Eye Candy
> Styling with CSS
> 3D Illusion
> Finale


Mixing Swing & JavaFX
> Create JavaFX Stage
> Embed Swing components in scene
> Create listeners to wire JavaFX to Swing


Create JavaFX Stage
def STAGE_MIN_WIDTH = 845;
def STAGE_MIN_HEIGHT = 700;
def stage = Stage {
    style: StageStyle.TRANSPARENT
    scene: scene = Scene {
        width: STAGE_MIN_WIDTH
        height: STAGE_MIN_HEIGHT
        fill: null
        content: CaspianFrame {
             // scene contents....                              
        }
    }
}
// CaspianFrame is home-grown class implementing top-level
// window shape/decorations  (authored by Jasper Potts)


Embedding Swing Components
> Any Swing class can be embedded in scene
javafx.ext.swing.SwingComponent
> Can be treated like any node:
• opacity (!), rotate, scale, translate, etc
• Resizable and work with scene graph layout
> But treated as single node
• node transforms only on whole component
• cannot transform or animate component internals


Embedding Swing Components 
continued
> Can invoke Java/Swing apis from JavaFX script
def map = new HashMap();
var table = new JTable();
> Cannot use JavaFX script features on Components
• no binding to Java bean properties
> Can create JavaFX wrapper classes to help
• SDK provides wrappers for many Swing classes
javafx.ext.swing.*
> JavaFX strictly single-threaded
• non-gui thread execution must happen in Java code


Embed Swing Components in Scene
var body:Panel;
var toolbar:ToolBar;
var mailboxArea:BackDrop;
var messageListArea:RoundedPanel;
var messageArea:RoundedPanel;
var swingMessageList = new MessageListPanel(); // Swing class
var swingMessagePanel = new MessagePanel(); //Swing class
body = Panel {
    content: [
        toolbar = ToolBar { ... }                              
        mailboxArea = BackDrop { ... }
        messageListArea = RoundedPanel {
             node: SwingComponent.wrap(swingMessageList);
        }
        messageHeaderArea = BackDrop { ... }
        messageArea = RoundedPanel {
             node: SwingComponent.wrap(swingMessagePane);
        }
    ]
}



Create Listeners for Wiring JavaFX to Swing
class PropChangeListener extends PropertyChangeListener {  
    public var onPropChange:function(event:PropertyChangeEvent):Void;
    override function propertyChange(event:PropertyChangeEvent):Void {
        onPropChange(event);
    }
}
def pcl:PropChangeListener = PropChangeListener {
    onPropChange: function(event:PropertyChangeEvent):Void {
        if (event.getPropertyName().equals("selectedMessage")) {
              // handle property change in FX
        }
    }          
}
// add listener to Swing component
messageListPanel.addPropertyChangeListener(pcl);











Overloading dan Overriding

Overloading
Pengertian :
Overloading adalah suatu keadaan di mana beberapa method memiliki nama yang sama tetapi fungsionalitasnya berbeda
Ciri – ciri :
a. Nama method harus sama
b. Bisa berupa constructor, procedure, maupun function.
c. Daftar Parameter harus berbeda
d. Return type boleh sama, boleh berbeda (jika berupa konstruktor atau prosedur, tidak mempunyai nilai balik).

Overriding
Pengertian :
Overriding adalah suatu keadaan di mana method pada subclass menolak method pada parent classnya. (contohnya sudah pernah dibahas pada modul sebelumnya.
Ciri – ciri :
a. Nama method harus sama
b. Bisa berupa procedure maupun function.
c. Daftar parameter harus sama
d. Return type harus sama(procedure tidak mempunyai nilai balik).


                                                                JAVA GUI

Graphic User Interface (GUI) merupakan aplikasi pada java yang berbasis grafik. GUI memberikan hasil dari program tampak menarik , nyaman, serta mudah digunakan oleh para user.
Pada Java ada dua kelas yang disediakan untuk GUI, yaitu :
1. AWT (Abstract Windowing Toolkit)
AWT terdapat pada package java.awt yang berisi komponen GUI yang bersifat platform sistem operasi sehingga mengakibatkan dependensi sistem. Kelas yang terdapat pada package java.awt : Button, Label, Frame, Panel dan Dialog.

2. SWT (Standart Widget Toolkit)
SWT terdapat pada package java.swt. Package java.swt berisi komponen-komponen GUI yang bersifat platform sistem operasi. Tampilan dari java.swt menyesuaikan dengan sistem operasi sehigga mengakibatkan dependensi sistem. Namun peforma dari SWT hamper sama dengan Swing.

3. Swing
Terdapat pada package javax.swing. Package javax.swing dapat diaplikasikan pada multiplatform sistem operasi. Implementasi Swing dalam program dapat menggunakan class yang sudah terdapat pada package javax.swing yaitu: JFrame, JDialog, JOption, JLabel.


Kasus: ObjekGUI
import javax.swing.*;
class GUI extends JFrame {
JLabel lNama = new JLabel ("Nama Lengkap:");
final JTextField fNama =
new JTextField(10);
JLabel lNim = new JLabel ("NIM:");
final JTextField fNim =
new JTextField(10);
JButton bTNSave =
new JButton ("OK");
JButton bTNCancle =
new JButton ("Cancel");

public GUI(String judul) {
setTitle (judul);
setSize(350,200);

setLayout (null);
add(lNama);
add(fNama);
add(lNim);
add(fNim);
add(bTNSave);
add(bTNCancle );

lNama.setBounds (10,10,120,20);
fNama.setBounds (130,10,150,20);
lNim.setBounds (10,30,140,40);
fNim.setBounds (130,40,150,20);
bTNSave.setBounds (50,130,60,20);
bTNCancle.setBounds (130,130,80,20);
setVisible(true);
}
}

class ObjekGUI {
public static void main (String [] args) {
GUI G = new GUI("Tugas GUI I");
}
}




                                          Pengenalan GUI dengan Eclipse SWT


SWT adalah GUI berbagai platform yang dikembangkan oleh IBM. Kenapa IBM membuat sistem GUI lain dan tidak menggunakan rangka kerja GUI yang sudah ada pada Java? Untuk menjawab pertanyaan ini, kit` perlu melihat kilas balik tentang Java di awal perkembangannya.
Sun telah membuat rangka kerja GUI yang dinamakan AWT (Abstract Windowing Toolkit). Rangka kerja AWT menggunakan widget (komponen pada GUI, seperti tombol, menu, teks, dll) alami yang merupakan bawaan dari setiap sistem operasi. Akan tetapi widget tersebut memiliki masalah pada LCD. Masalah LCD ini mengakibatkan hilangnya beberapa fitur pada sistem operasi lain. Atau dengan kata lain, jika platform A memiliki widget 1 - 40 dan platform B memiliki widget 20*- 25, maka rangka kerja AWT hanya bisa digunakan untuk sebagian widget yang beririsan saja.
Untuk memecahkan masalah ini, Sun membuat rangka kerja baru yang merupakan emulasi widget, bukan menggunakan widget bawaan platform. Hal ini memecahkan masalah LCD dan memberikan rangka kerja yang kaya widget, akan tetapi masalah lain muncul. Misalnya, aplikasi Swing tidak lagi mirip seperti aplikasi lain pada platform di mana ia dijalankan.
Dengan adanya perbaikan pada JVM, aplikasi Swing tetap saja mengalami masalah kinerja karena sifatnya yang berupa emulasi. Hal ini tidak ditemukan pada widget bawaan platform karena widget ini lebih dekat dengan sistem operasi. Lebih jauh, aplikasi Swing menghabiskan lebih banyak memori yang tidak bisa digunakan untuk piranti kecil seperti PDA dan telepon genggam.
IBM memutuskan bahwa pendekatan tersebut tidak memenuhi kebutuhannya. Akhirnya, IBM membuat pustaka GUI baru yang disebut SWT, yang memecahkan masalah yang terdapat pada rangka kerja AWT dan Swing. Rangka kerja SWT langsung mengakses widget bawaan sistem operasi melalui JNI. Jika widget tersebut tidak tersedia, maka SWT akan mengemulasi widget yang hilang itu.
Blok Penyusun Suatu Aplikasi SWT
Display, Shell dan kumpulan Widget adalah blok penyusun aplikasi SWT. Display bertugas untuk mengatur perulangan event (dari keyboard atau mouse) dan mengatur komunikasi antara thread UI dan thread lainnya. Shell adalah jendela di mana aplikasi berjalan. Setiap aplikasi SWT memiliki paling tidak satu Display dan satu atau lebih instansi Shell.

Gambar di atas mengilustrasikan aplikasi SWT dari sudut pandang yang berbeda. Diagram pertama di sebelah kiri adalah diagram kelas-kelas turunan dari objek-objek UI. Diagram tengah adalah bagaimana objek UI diletakkan, dan gambar kanan adalah UI yang dihasilkan.
Jika suatu aplikasi menggunakan beberapa thread, setiap thread akan memiliki instansi objek Display masing-masing. Kita bisa mengambil instansi suatu objek Display dengan menggunakan metode statik Display.getCurrent().
Suatu Shell melambangkan jendela suatu aplikasi. Shell bisa ditampilkan dalam ukuran seluruh layar, ukuran biasa, atau dikecilkan hingga tak terlihat. Ada dua jenis shell yang tersedia. Yang pertama adalah shell dengan tingkat paling tinggi, yaitu yang dibuat langsung sebagai anak dari jendela utama Display. Jenis kedua adalah shell dialog yang bergantung pada shell-shell lainnya.
Jenis suatu Shell bergantung pada bit gaya (style bit) yang diberikan pada konstruktornya. Nilai awalnya adalah DialogShell. Artinya, jika tidak ada parameter yang diberikan pada konstruktornya, maka shell yang dibuat akan bertipe DialogShell. Jika parameter konstruktornya berupa objek bertipe Display, maka ia akan menjadi shell tingkat atas.
Beberapa sifat widget harus ditentukan pada saat widget tersebut dibuat. Sifat widget tersebut disebut bit gaya (style bit). Bit gaya ini adalah konstanta yang didefinisikan dalam kelas SWT. Misalnya,
Button tombol = new Button(shell, bitGaya)
Kita bisa menggunakan lebih dari satu gaya dengan menggunakan operator OR atau |. Misalnya, kita ingin membuat tombol yang bisa ditekan dan memiliki garis tepi, kita bisa menggunakan SWT.PUSH | SWT.BORDER sebagai parameter bit gayanya.

Enkripsi Dekripsi pada JAVA

Aplikasi ini merupakan aplikasi yang akan saya ajukan pada penulisan ilmiah. Aplikasi ini dapat didownload secara gratis, untuk membantu memprotect file anda. Jika anda akan gunakan untuk memprotect file anda, maka anda akan diminta memasukkan sederetan kunci (password) untuk menjamin kerahasian anda.

Contoh Enkripsi dan Deskripsi :
mport javax.swing.*;
import java.awt.*;
import java.io.*;
import java.awt.event.*;
public class Enkripsi extends JFrame{
static String teks=”";
private JLabel LabelPesan=new JLabel(“Pesan:”);
private static JTextField TeksImputan=new JTextField(40);
private JLabel LabelPergeseran=new JLabel(“Pergeseran”);
private static JTextField TeksPergeseran=new JTextField(“2″);
private JLabel LabelEnkripsi=new JLabel(“Hasil Enkripsi:”);
private static JTextField TeksHasilEnkripsi=new JTextField(40);
private JButton TombolEnkripsi=new JButton(“Enkripsi”);
private JButton TombolReset=new JButton(“Reset”);
private JPanel PanelPesan_Label=new JPanel();
private JPanel PanelTombol=new JPanel();
public Enkripsi(){ //mengatur GUI
PanelTombol.setLayout(new GridLayout(6,1,30,10));
PanelTombol.add(LabelPesan);
TeksImputan.setToolTipText(“Isi pesan yang akan dienkripsi di sini”);
PanelTombol.add(TeksImputan);
PanelTombol.add(LabelPergeseran);
TeksPergeseran.setToolTipText(“Masukkan pergeseran di sini”);
PanelTombol.add(TeksPergeseran);
PanelTombol.add(LabelEnkripsi);
TeksHasilEnkripsi.setToolTipText(“Anda tidak perlu mengisi bagian ini. Bagian ini akan terisi setelah Anda melakukan enkripsi.”);
PanelTombol.add(TeksHasilEnkripsi);
setLayout(new FlowLayout(FlowLayout.LEFT,10,10));
add(PanelTombol);
TombolEnkripsi.setToolTipText(“Klik untuk melakukan enkripsi pesan”);
PanelPesan_Label.add(TombolEnkripsi);
TombolReset.setToolTipText(“Klik untuk menghapus semua pesan”);
PanelPesan_Label.add(TombolReset);
setLayout(new FlowLayout(FlowLayout.CENTER));
add(PanelPesan_Label,BorderLayout.SOUTH);
TombolEnkripsi.addActionListener(new ActionListener(){
public void actionPerformed(ActionEvent e){
try
{
int pergeseran=Integer.valueOf(TeksPergeseran.getText());
if(pergeseran>0 && pergeseran0){
for(int i=0;i=48 && kode_ASCII=65 && kode_ASCII=97 && kode_ASCII=33 && kode_ASCII=58 && kode_ASCII=91 && kode_ASCII=123 && kode_ASCII<=126)
ArrayHuruf[i]=(char)((kode_ASCII-123+pergeseran)%4+123);
}
}
teks=String.valueOf(ArrayHuruf);
}
else{
JOptionPane.showMessageDialog(null,”Error!!\nMasukkan pesan yang akan dienkripsi dulu”,”ERROR”,JOptionPane.ERROR_MESSAGE);
}
return teks;
}
}

Contoh Projek

Ini nih contoh projek java saya... masih ada sih sebenarnya.. hehe..







:D:D

Stream I/O

Tipe-Tipe Stream yang Umum Digunakan :


1.Stream Karakter dan Byte
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, secara umum ada dua tipe dari stream, yaitu
stream karakter dan byte. Kita hanya mengulang perbedaan mendasar antara
keduanya. Stream byte adalah abstraksi file atau alat untuk data biner sedangkan
stream karakter adalah untuk karakter Unicode.

Class InputStream adalah abstraksi class root untuk semua input stream byte sedangkan
class OutputStream adalah class root abstraksi dari semua output stream byte. Untuk
stream karakter, superclasss yang sesuai dari semua class-class secara berturut-turut
adalah class Reader dan the Writer. Kedua class-class ini adalah abstraksi class-class
untuk membaca dan menulis stream karakter.


2. Input dan Output Stream

Stream juga dikategorikan berdasarkan apakah mereka digunakan untuk membaca atau
menulis stream.Walaupun ini sudah cukup nyata, Anda diperbolehkan untuk membaca dari input stream tapi tidak menulisnya. Di lain pihak, Anda diperbolehkan untuk menulis
output streams tapi tidak membacanya.

Class InputStream dan class Reader adalah superclass-superclass dari semua input
stream. Class OutputStream dan class Writer adalah class-class root dari semua output
stream.

Input stream juga dikenal sebagai stream sumber (source stream) sejak kita
memperoleh informasi dari stream ini. sementara itu output stream disebut juga stream
hasil(sink stream).


3. Node dan Stream Filter
Kini package java.io membedakan antara node dan stream filter. Sebuah stream node
adalah sebuah stream dengan fungsi dasar berupa fungsi membaca atau menulis dari
sebuah lokasi khusus seperti pada disk atau dari jaringan. Tipe-tipe dari stream node
terdiri atas file, memory dan jalur data. Stream filter, di lain pihak, diletakkan pada layer
stream node diantara threads atau proses untuk menyediakan fungsi tambahan yang
tidak dapat ditemukan dalam stream node oleh stream node itu sendiri. Penambahan
lapisan pada sebuah stream node disebut dengan stream chaining.

Sesi ini berturut-turut mempunyai sebuah tujuan dari class-class stream yang berbeda.
Untuk melengkapi daftar dari class-class ini, lihatlah pada dokumentasi Java's API.




Konsep Stream



Stream adalah suatu abstraksi untuk data input dan output
Tidak peduli dari mana input berasal atau kemana output akan pergi.
Package java.io


Package java.io berisi kelas yang

berhubungan dengan I/O di Java • Dibagi menjadi beberapa kelas
– Reader/Writer dan turunannya
– InputStream/OutputStream dan turunannya
– I/O Network (socket TCP/IP)
– Exception
Kelas Abstrak pada java.io
• Ada 4 kelas abstrak dasar
– Reader
– Writer
– InputStream
– OutputStream
• Reader dan Writer digunakan untuk data teks
• InputStream dan OutputStream digunakan untuk data biner


Kelas Reader/Writer
• Kelas Reader/Writer bekerja pada
stream teks (bahasa apapun)
• Disebut juga character stream
• Menangani konversi teks Unicode secara
otomatis
• Jangan dipertukarkan dengan
InputStream/OutputStream secara
sembarangan
• Hasilnya bisa error

Contoh Stream/IO :
import java.io.*;
class CopyFile {
void copy(String input, String output) {
FileReader reader;
FileWriter writer;
int data;
try {
reader = new FileReader(input);
writer = new FileWriter(output);
while ((data = reader.read()) != -1) {
writer.write(data);
}
reader.close();
writer.close();
} catch (IOException ie) {
ie.printStackTrace();
}
}
public static void main(String args[]) {
String inputFile = args[0];
String outputFile = args[1];
CopyFile cf = new CopyFile();
cf.copy(inputFile, outputFile);
}
}

Java...

o Graphical User Interface (GUI):
„ - Memberikan kemudahan kepada pengguna
- Terdiri dari komponen-komponen GUI
„ - Pengguna berinteraksi dengan komponen GUI melalui mouse, keyboard, dll.


o Macam-macam GUI di Java :
- AWT (Abstract Window Toolkit)
- Swing (Lightweight, dibangun diatas AWT)
- SWT (buatan IBM
o Pemrograman di console :

- Kontrol eksekusi program terpusat (user harus mengikuti alur yg sudah diprogram)
- Sequence, percabangan & pengulangan


o Event -driven programming :
- User menentukan apa yg ingin dilakukannya
- Komponen2 menunggu aksi/trigger dari user
- Komponen menghasilkan (fire) event
- Event ditangani oleh Listener yg sudah
- Event ditangani oleh Listener yg sudah Event ditangani oleh Listener yg sudah
didaftarkan (di registrasi)


o Komponen-komponen GUI swing, diantaranya :
- button
- radio button
- check box
- combo box
- menu
- label
- text field
- text pane
- text area

- list
- table
- tree
- slider
- tool tip
- progress bar
- color chooser
- file chooser
- panel
- split panel
- scroll panel
- tabbed pane
- toolbar

PBO

CONTOH PROJECT PBO

Berikut ini adalah tampilan running Form PBO

Tab 1, Turunan/Pewarisan/Inheritance
Button 1, Manusia . Berikut ini adalah coding untuk button Manusia :
private void jButton1ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
Manusia dahlan=new Manusia("Dahlan Iskan");
jTextArea1.setText("Nama="+dahlan.tampilkanNama()+"\n"+dahlan.makan()+"\n"+dahlan.kerja()+"\n\n"+dahlan.tidur());
}
Dan berikut adalah tampilan hasil runningnya

Button 2, Siswa . Berikut ini adalah coding untuk button Siswa :
private void jButton2ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
Siswa angga = new Siswa("Si Ali"); jTextArea1.setText("Nama="+angga.tampilkanNama()+"\n"+ang
ga.makan()+"\n"+angga.kerja()+"\n\n"+angga.tidur());
}
Dan berikut ini adalah tampilan hasil runningnya
Button 3, Guru . Berikut ini adalah coding untuk button Guru :
private void jButton3ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
Guru hadi=new Guru("M Hadi Wijaya");
jTextArea1.setText("NamaGuru="+hadi.tampilkanNama()+
"\nSifat Turunan = "+hadi.makan()+"\nSifat Overrides
= "+hadi.kerja()+"\nSifat Asli = "+hadi.tugas(null));
}
Dan berikut ini adalah tampilan hasil runningnya
Button 4, Objek Array . Berikut ini adalah coding untuk button Objek Array :
private void jButton4ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
Manusia[] profesi=new Manusia[3];
profesi[0] = new Siswa("Angga Darmawan");
profesi[1] = new Guru("Hadi Wijaya");
profesi[2] = new Manusia("Simonchelli");
String statement1="Nama Siswa =
"+profesi[0].tampilkanNama()+
"\n"+"Nama Guru =
"+profesi[1].tampilkanNama()+
"\nNama Manusia (pembalap) =
"+profesi[2].tampilkanNama();
String statement2="\n\n\n\n\nPekerjaan siswa =
"+profesi[0].kerja()+ "\nPekerjaan
guru = "+profesi[1].kerja()+
"\nPekerjaan pembalap =
"+profesi[2].kerja();jTextArea1.setText(statement1+statement2);
}
Dan berikut ini adalah tampilan hasil runningnya
Tab 2, Perubahan Bentuk/Polymorphism/Polimorfisme
Tab 2.1, OverLoad/OverLoading
Button 1, Mobil . Berikut ini adalah coding untuk button Mobil :
private void jButton5ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) { Mobil kijang=new Mobil("Kijang Innova"); jTextArea2.setText(kijang.st+"\n"+kijang.bergerak("depan")+"\n"+kijang.bergerak("belakang",3));
}
Dan berikut ini adalah tampilan hasil runningnya
Button 2, BENTUK3D-1 . Berikut ini adalah coding untuk button BENTUK3D-1 :
private void jButton6ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
Bentuk3D bentuk=new Bentuk3D(3.5);jTextArea2.setText("Panjang = "+bentuk.panjang+"\nLebar = "+ bentuk.lebar+"\nTinggi = "+bentuk.tinggi);
}
Dan berikut ini adalah tampilan hasil runningnya
Button 3, BENTUK3D-2 . Berikut ini adalah coding untuk button BENTUK3D-2 :
private void jButton7ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
Bentuk3D bentuk=new Bentuk3D(3.5,2.4);
jTextArea2.setText("Panjang =
"+bentuk.panjang+"\nLebar = "+bentuk.lebar+"\nTinggi
= "+bentuk.tinggi);
}
Dan berikut ini adalah tampilan hasil runningnya
Button 4, BENTUK3D-3. Berikut ini adalah coding untuk button BENTUK3D-3 :
private void jButton8ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
Bentuk3D bentuk=new Bentuk3D(3.5,2.4,4.7);
jTextArea2.setText("Panjang
="+bentuk.panjang+"\nLebar ="+bentuk.lebar+"\nTinggi
= "+bentuk.tinggi);
}
Dan berikut ini adalah tampilan hasil runningnya
Tab 2.2, OverRide/OverRiding
Tab 3, Pembungkusan/Tingkat Akses/Encapsulation
Button 1, Kue Tart . Berikut ini adalah coding untuk button Kue Tart :
private void jButton9ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
Basah tart=new Basah("Kue Tart");
jTextArea3.setText(tart.kadaluarsa());
}Dan berikut ini adalah tampilan hasil runningnya
Button 2, Kue Marie . Berikut ini adalah coding untuk button Kue Marie :
private void jButton10ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
Basah tart=new Basah("Kue Marie");
jTextArea3.setText(tart.kadaluarsa());
}Dan berikut ini adalah tampilan hasil runningnya
Tab 4, Modifier (Static/Final)
Tab 4.1, Static
Button 1, Tes Statis 1 . Berikut ini adalah coding untuk button Tes Statis 2 :
private void jButton11ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) { //instansiasi pertama :)
//Sepeda motor = new Sepeda();
Sepeda.jmlRoda =2;
String stm1=("Jumlah Roda Motor = "+Sepeda.jmlRoda);//instansiasi kedua :)
//Sepeda becak = new Sepeda();
Sepeda.jmlRoda = 3;
String stm2=("Jumlah Roda Becak = "+Sepeda.jmlRoda); // apa yang terjadi ketika objek motor dipanggil lagi ... String stm3=("Jreng..jreng...,apa yang terjadi pada jumlah roda motor...");
String stm4=("Jumlah Roda Motor = "+Sepeda.jmlRoda);jTextArea4.setText(stm1+"\n"+stm2+"\n"+stm3+"\n"+stm4+"\n"+Sepeda.melaju(null));
}
Dan berikut ini adalah tampilan hasil runningnya
Button 2, Tes Statis 2 . Berikut ini adalah coding untuk button Tes Statis 2 :
private void jButton12ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) { //mengeset data langsung dr Class tanpa pembuatan objekSepeda.jmlRoda = 5; jTextArea4.setText("Jumlah roda sepeda = "+Sepeda.jmlRoda);
}
Dan berikut ini adalah tampilan hasil runningnya
Tab 4.2, Final
Button 1, Tes Final . Berikut ini adalah coding untuk button Tes Final :
private void jButton13ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) { Hitung lingkaran = new Hitung(76);//ilegal access
//lingkaran.phi=4.15;
jTextArea5.setText("phi ="+lingkaran.phi+"\n"+"jari2 ="+lingkaran.jari2+"\n"+"Luas Lingkaran = "+lingkaran.Luas());
}
Dan berikut ini adalah tampilan hasil runningnya
Tab 5, Turunan/Pewarisan/Inheritance
Button 1, Test Abstract . Berikut ini adalah coding untuk button Test Abstract :
private void jButton14ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) { Manusia andri=new Manusia("Andri Bagus Nugroho");
Animal kucing=new Animal();//MakhlukHidup a = null;
String stm1=(andri.tampilkanNama()+"\n"+andri.makan()+"\n"+andri.jalan());
String stm2=("\n\nSi Puss"+" "+kucing.jalan()+"\n"+"kalo bernafas bersuara"+kucing.bernafas());jTextArea6.setText(stm1+stm2);
}
Dan berikut ini adalah tampilan hasil runningnya
Button 1, Test Interface . Berikut ini adalah coding untuk button Test Interface :
private void jButton15ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) { PencariIlmu toni = new PencariIlmu();jTextArea6.setText("toni adalah objek PencariIlmu\n\nkerjaannya :\n"+toni.lakukanSesuatu()+"\n"+ toni.lakukanExtraSesuatu()+"\n"+toni.lakukanJob());
}

Contoh Joption

Ini nih Contoh Script Joption :)

 

Dan yang di bawah ini saat udah di run :)


 

Selesai deh, makasih udah ngelihat :)

contoh pem.java

Contoh Pemrograman Java yang menggunakan :
1. Menggunakan class BufferedReader
2. Menggunakan class JOptionPane
3. Menggunakan class Scanner

Nah inilah contoh scriptnya kawan :)




                          Dan outputnya adalah sebagai berikut : 

                         Inputan data pertama (menggunakan Scanner)


                     Inputan data kedua (menggunakan BufferedReader)
 

Inputan ketiga (menggunakan JOptionPane)


  Menampilkan rata-rata nilai dari ketiga data (menggunakan JOptionPane)

java moklet


JAVA

            Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun". Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi berbasis web.
Sejarah perkembangan Java
Bahasa pemrograman Java pertama lahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, James Gosling dan Bill Joy, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang.
Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai "*7" (Star Seven).
Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan Tv kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto.
Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer.
Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java.
Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995.
Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape.